Thursday, February 19, 2015

Lar Terpadu Dusun Ai Limung, Desa Pungkit, Moyo Utara, Sumbawa Membutuhkan Teknologi Tepat Guna Desalinasi Air Laut



Dalam upaya mewujudkkan swasembada daging, pemerintah mencanangkan program Bumi Sejuta Sapi (BSS) di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat sejak tahun 2009. Untuk mendukung program tersebut Kementrian Pertanian mencanangkan berdirinya Lar Terpadu yang berpusat di Dusun Ai Limung, Desa Pungkit, Kecamatan Moyo Utara, Kab. Sumbawa. Lar adalah sebutan untuk ladang penggembalaan ternak di wilayah Sumbawa. Ladang ini berfungsi untuk menggembalakan ternak secara komunal. Sedangkan tanah yang digunakan untuk menggembala ternak ini biasanya tanah kelompok masyarakat atau pemerintah setempat yang difungsikan sebagai lading gembala dengan luas 10-30 ha.
 
Lar terpadu Dusun Ai Limung, Desa Pungkit, Moyo Utara, Sumbawa
 
Lar terpadu merupakan istilah untuk mengintegrasikan kegiatan peternakan mulai dari hulu sampai hilir pada sebuah lar (ladang gembala). Dalam konsep ini, lar terpadu harus dilengkapi fasilitas untuk budidaya rumput gajah, fasilitas pembibitan ternak dan pembesaran, tempat pemotongan ternak, pengelolaan limbah peternakan, sumber daya yang manusia yang terampil, dan dukungan sarana transportasi.

Pada saat Saya mengunjungi lar terpadu di Dusun Ai Limung, kondisi lar terpadu di kawasan tersebut sangat memprihatinkan. Konsep lar terpadu memang cukup bagus tetapi penerapannya harus melihat kondisi geografis wilayah setempat. Lar terpadu di Dusun Ai Limung misalnya, karena secara geografis dusun tersebut berbatasan dengan teluk saleh sehingga penduduk setempat sangat sulit mendapatkan air bersih (air tawar), sumur galian dan sumur bor yang ada di wilayah tersebut semuanya terasa asin karena infiltrasi air laut sampai ke sungai-sungai bawah tanah di wilayah tersebut.

Salah satu alternatif solusi yang dibutuhkan daerah lar terpadu Dusun Ai Limung adalah Alat Teknologi Tepat Guna untuk desalinasi air laut. Berikut ini merupakan skema alat destilasi air laut menggunakan sistem film kapiler mengunakan tenaga surya. Prinsip kerja alat ini adalah destilasi air laut menggunakan tenaga radiasi matahari. Air laut dialirkan dalam film-film kapiler kemudian dikenai radiasi matahari, maka air laut akan menguap. Uap air laut ini kemudian ditangkap oleh wadah penampung dan kemudian didinginkan menggunakan condenser. Maka air hasil pendinginan uap air laut merupakan air tawar yang bisa dikonsumsi.
Skema kerja alat TTG desalinasi air laut

Monday, February 9, 2015

Teknologi Tepat Guna dalam Bidang Transportasi : Sistem Transportasi Cerdas



Model sistem transportasi cerdas
Paradigma teknologi tepat guna yang selalu dikaitkan dengan teknologi sederhana, minim modal, padat karya dan dihubungkan dengan teknologi untuk pengembangan daerah-daerah tertinggal sudah selayaknya dikaji ulang, karena secara terminologi kebahasaan teknologi tepat guna sangat luas pengertiannya. Dengan mengartikan teknologi tepat guna secara lebih luas, maka teknologi tepat guna dapat diartikan lebih mengarah ke teknologi yang tepat sasaran, walaupun teknologi yang diterapkan merupakan teknologi canggih dan padat modal. Istilah teknologi tepat guna dapat digunakan dalam bidang apapun termasuk bidang transportasi, dengan menerapkan teknologi informasi dan komunikasi yang canggih.

Pengertian Sistem Transportasi Cerdas
Sistem Transportasi Cerdas (Intelligent Transport System) adalah aplikasi canggih yang bertujuan untuk menyediakan layanan inovatif berkaitan dengan berbagai mode transportasi dan manajemen lalu lintas sehingga memungkinkan pengguna untuk mendapatkan informasi yang lebih baik, lebih aman, lebih terkoordinasi, dan “pintar” dalam memilih jaringan transportasi.
 
Berbagai jenis teknologi digunakan untuk menciptakan sistem transportasi cerdas ini, antara lain : komunikasi nirkabel, teknologi komputasi, floating car data/floating cellular data, sensing technology, inductive loop detection, video vehicle detection, Bluetooth detection.

Aplikasi Sistem Transportasi Cerdas:

Emergency vehicle notification systems
e-Call di dalam kendaraan adalah panggilan darurat yang dihasilkan secara manual oleh penghuni kendaraan atau secara otomatis melalui aktivasi di dalam sensor kendaraan  setelah terjadi kecelakaan. Ketika diaktifkan, perangkat e-Call di dalam kendaraan akan melakukan panggilan darurat membawa suara dan data secara langsung call center panggilan darurat terdekat (112). Panggilan suara memungkinkan penghuni kendaraan untuk berkomunikasi dengan operator e-Call terlatih. Pada saat yang sama, satu set minimal data akan dikirim ke operator e-Call menerima panggilan suara.
Automatic road enforcement  
Automatic road enforcement  merupakan penegakan aturan lalu lintas menggunakan sistem kamera. Sistem ini terdiri dari kamera dan perangkat monitor pemantau kendaraan. Kamera digunakan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas misalnya melewati batas kecepatan maksimum  dan penerobosan lampu merah misalnya, maka pelanggar akan mendapatkan tiket pelanggaran dengan melalukan identifikasi plat nomer pelanggar. Bukti ini kemudian akan dikirim ke alamat pelanggar untuk dimintai denda terhadap pelanggaran lalu lintas yang dilakukannya.

Variable speed limits
Baru-baru ini beberapa beberapa negara mencoba memberikan batasa kecepatan yang di tetapkan berubah karena kemacetan jalan dan faktor lainnya. Biasanya batas kecepatan tersebut hanya berubah secara menurun selama kondisi macet. Namun tidak dibarengi dengan peningkatan kecepatan disaat lengang. Dengan memberikan batas kecepatan yang bervariasi dan bergantung pada kondisi jalan hasil awal percobaan ini menunjukkan penghematan waktu perjalanan, lalu lintas yang lancar, dan penurunan jumlah kecelakaan, sehingga pelaksanaannya dibuat permanen pada tahun 1997 di Inggris.
Dynamic Traffic Light Sequence

Lampu lalu lintas dimasa yang akan datang akan disesuaiakan dengan padatnya kendaraan yang mengantri. Dengan  menerapkan sistem control RFID lama menyala lampy merah dan hijau dapat disesuikan dengan keadaaan. Jika arus lalu lintas padat maka lama menyala lampu merah pun akan berkurang demikian sebaliknya lampu hijau, sehingga penyetelan lama nyala lampu merah tidak permanen, namun bersifat dinamis menyesuaiakan kepadatan kendaraan.

Mencoba model Sistem Transportasi Cerdas yang dikembangkan Toyota
Beberapa waktu yang lalu Saya berkesempatan mencoba model sistem transportasi cerdas yang dikembangkan Toyota Corp di Toyota City, Nagoya Jepang. Model sistem transportasi cerdas yang dikembangkan di Toyota terkait dengan model mobil yang dilengkapi dengan Emergency vehicle notification systems, penentuan koordinat jalan melalui GPS, pemilihan rute jalan terdekat, pemilihan rute jalan yang tidak macet dll.
Mencoba model transportasi cerdas

Thursday, February 5, 2015

Teknologi Tepat Guna dari Barang Bekas : Kompor Energi Surya dari Payung Bekas



Kompor tenaga surya dari payung bekas
Kebutuhan energi masyarakat kian meningkat seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan pertumbuhan ekonomi. Semakin menipisnya persediaan minyak dunia mendorong berbagai lembaga mengembangkan energy alternatif. Berbagai macam jenis energy alternatif yang dikembangkan mulai dari bio-fuel (biodiesel, bioethanol, biogas dll), energi berbasis angina, panas bumi, tenaga surya dll. Namun biaya yang harus dikeluarkan untuk penggunaan alternatif energy tersebut juga lumayan besar. Sebut saja solar cell (panel surya), untuk ukuran satu meter persegi saja yang digunakan untuk memanaskan air untuk mandi harganya bisa mencapai Rp. 2.000.0000. Biodiesel dan bioethanol juga relative sangat mahal, harga dari bahan bakar pengganti solar dan bensin ini mencapai  Rp. 6.500,- sampai Rp. 13.000,- per liternya, harga yang cukup jauh dari harga solar dan bensin bersubsidi yang hanya Rp 6.600,-. Inilah salah satu sebab industri biodiesel dan bioethanol tidak dapat berkembang di Indonesia. 

Saat ini saya akan memaparkan teknologi tepat guna dari barang bekas, yaitu kompor payung tenaga surya. Taukah Anda bawa payung bekas yang Anda punya di rumah dapat digunakan sebagai reflektor radiasi matahari untuk digunakan sebagai kompor tenaga surya?berikut ini akan saya jelaskan secara detail prinsip kerja dan cara pembuatannya.

Kompor payung tenaga surya yg bagusan dikit

Prinsip Kerja dan Dasar Teori Kompor Payung Tenaga Surya



  

Model perpindahan energi untuk kompor tenaga surya

U(T − T0). Diasumsikan bahwa suhu bahan yang akan dipanaskan (dalam hal ini saya mengambil contoh air) adalah sama dengan suhu lingkungan. Maka turunan persamaan matematika untuk pemanasan, setelah diintegralkan dari waktu awal pemanasan (t0) ke waktu pemanasan tp (waktu yang dibutuhkan untuk mencapai suhu Tp) adalah sebagai berikut :



dimana Cp adalah panas spesifik bahan yang dipanaskan (dalam hal ini air), λ adalah parameter tidak berdimensi, Rasio panas yang hilang pada temperature Tp ketika dibagi oleh energy surya Qs, adalah mengikuti persamaan sebagai berikut :


Untuk meminimalisasi panas yang hilang (agar panas yang hilang mendekati nol), (U=0), maka nilai haruslah -1 sehingga waktu pemanasan untuk mencapai suhu tertentu (Tp) sama dengan persamaan sebagai berikut : 
 

Sehingga untuk mengefektifkan kompor energy surya (meminimumkan waktu pemasakan) dari persamaan diatas, dapat dilakukan empat cara yaitu :

  • Meningkatkan input energy surya (Qs) dengan mengoperasikan kompor energy surya pada saat terjadi panas terik matahari (menjelang tengah hari) atau menggunakan reflector untuk meningkatkan konsentrasi panas.
  • Mengungi bobot bahan yang akan dimasak (dalam hal ini air).
  • Meningkatkan suhu awal bahan yang akan dimasak (dengan menghangatkan terkebih dahulu). 
  • Menurunkan koefisien panas yang hilang (U) atau mengurangi rasio panas yang hilang (λ) bisa menggunakan isolator panas pada panic tempat memasak, memberikan perhatian lebih untuk panas radiasi panas pada peralatan, dan memilih tempat memasak yang anginya tidak kencang.

Bahan-Bahan yang Dibutukan  dan Cara Membuat Kompor Payung Tenaga Surya
Bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan kompor payung tenaga surya adalah sebagai berikut:
  • Payung bekas dengan diameter 120-150 cm, pilihlah payung dengan diameter yang lumayan besar dengan warna bagian dalam payung yang dapat meneruskan sinar matahari (warna perak). 
  • Jika Anda tidak mempunyai wayung dengan warna perak, maka dapa digunakan aluminium foil yang ditempelkan pada bagian belakang payung. 
  • Penahan bahan yang dimasak, dapat berupa kayu atau pipa besi 
  • Tali, gunting, doble tip, dan lem secukupnya
Cara Membuat Kompor Payung Tenaga Surya
  • Susunlah payung dengan reflector menyerupai parabola, jika Anda tidak mempunyai payung dengan warna silver, Anda dapat menggunakan payung biasa dengan melapisi aluminium foil pada bagian dalam payung. Guntinglah aluminium foil dan temperlkandalh ke bagian dalam payung sehingga keseluruhan bagian dalam payung dapat tertutupi oleh aluminium foil. 
  • Hadapkan payung yang telah dilengkapi reflector ke arah sinar matahari, kemudian susunlah penopang bahan yang akan dimasak (dalam hal ini air) sehingga panci yang akan digunakan tepat berada pada titik fokus parabola (Anda dapat mengetaui fokus parabola dengan merasakan panas di depan payung, pilihlah titik terpanas untuk menempatkan panci. 
  • Ikatlah penyangga dengan kuat, tunggulah beberapa saat hingga air dalam panci naik suhunya. 
  • Lakukan hal ini pada lokasi yang tidak berhembus angina kencang
    # Demikian, selamat mencoba#